BBM Langka, Sri Lanka Minta Pegawai Negeri Bekerja Dari Rumah Selama 2 Minggu

Spread the love
Read Time:1 Minute, 34 Second

Imbauan tersebut dikeluarkan karena Sri Lanka dilanda kelangkaan bahan bakar yang parah.

Dilansir Al Jazeera, dengan stok bahan bakar yang ada diproyeksikan akan habis dalam hitungan hari.

Kementerian Administrasi Publik dan Dalam Negeri mengumumkan perintah kerja dari rumah pada Jumat (17/6/2022) untuk semua pegawai, kecuali pekerja yang di sektor paling penting. situs slot deposit via e wallet

Surat edaran tersebut juga menyebutkan dari sekitar satu juta pegawai pemerintahnya, mereka yang menyediakan layanan penting seperti perawatan kesehatan akan terus melapor untuk bertugas di kantor mereka.

Sekolah tutup dan belajar online jika ada akses listrik

Kementerian pendidikan juga mengatakan semua sekolah telah diminta untuk tetap ditutup selama dua minggu mulai Senin (20/6/2022) dan untuk memastikan pengajaran online jika siswa dan guru memiliki akses listrik.

Awal pekan ini, pemerintah juga menyetujui empat hari kerja dalam seminggu bagi pekerja sektor publik untuk membantu mereka mengatasi kekurangan bahan bakar kronis dan mendorong mereka untuk menanam pangan.

Antrian warga yang ingin membeli BBM

Garis meliuk-liuk kendaraan yang membentang beberapa kilometer telah terbentuk di banyak pompa bensin di seluruh negeri minggu ini, membuat beberapa orang menunggu lebih dari 10 jam untuk bahan bakar.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menguraikan rencana untuk mengumpulkan $47 juta untuk memberikan bantuan kepada 1,7 juta orang Sri Lanka yang paling terpukul oleh krisis selama empat bulan ke depan.

Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan pihaknya mulai membagikan kupon makanan kepada sekitar 2.000 wanita hamil di daerah-daerah yang “kurang terlayani” di Kolombo sebagai bagian dari “bantuan penyelamatan jiwa” pada hari Kamis.

Kolombo, sebuah negara di kawasan Asia tengah bergulat dengan gejolak krisis keuangan terburuk dalam tujuh dekade.

Dilansir BBC, sebulan yang lalu, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengatakan hanya ada cukup bensin untuk satu hari.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Wickremesinghe mengatakan Kolombo sangat membutuhkan $75 juta (£60,8 juta) mata uang asing dalam beberapa hari ke depan untuk membayar impor penting.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Airlangga: Golkar Berkomitmen Kuat Pada Pembangunan IKN Untuk Jadi Masa Depan Indonesia
Next post Joji Trending Berkat Lagunya, Rian Ekky Pradipta Malah Protes: Pada Gak Dengerin D’Masiv Apa Ya?