Anak Muda Perlu Pendidikan Keterampilan Non Teknis Sebelum Memasuki Dunia Kerja

Spread the love
Read Time:2 Minute, 1 Second

Raforan Wattawan, Willie Widianto

Jakarta – Keterampilan teknis adalah keniscayaan dalam pengembangan sumber daya manusia terutama untuk orang muda saat memasuki dunia kerja dan bisnis. slot gacor maxwin

Sayangnya pendidikan keterampilan teknis di sekolah kejuruan dan eliteknik belum dilakukan secara terstruktur dan masif.

Country Director ChildFund di Indonesia menyambut Hanneke Oudkerk, menyambut baik kesepakatan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset & Teknologi yang berlangsung di Magelang, Jumat (20/5/2022) lalu.

kolaborasi di bidang peningkatan keterampilan teknis bagi peserta didik di satuan pendidikan tersebut akan berlangsung selama 3 tahun.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto berharap kerja sama dengan ChildFund dapat berkontribusi pada pengembangan kemampuan nonteknis untuk hidup dan kesiapan kerja.

Dalam sambutannya Wikan menyebutkan bahwa penandatangan kesepakatan bukan sesuatu yang datang begitu saja tanpa dasar.

Ia menyebut ChildFund sebagai contoh yang telah menguji coba integrasi pendidikan keterampilan nonteknis di SMKN 1 Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dan berhasil.

Salah satunya kata Wikan melalui pengembangan modul hidup dan kesiapan kerja.

Beberapa komponan penting di dalam modul ini di antaranya literasi keuangan, komunikasi, gender, kesehatan, dan konsep perlindungan anak.

Celine Melarui pembelajaran tatap muka, ChildFund juga melakukan langkah digitalisasi sehingga materi keterampilan nonteknis ini juga dapat digunakan dalam pembelajaran berani.

2021 ChildFund
dengan SMKN 1 Pringapus dalam mengintegrasikan modul keterampilan nonteknis ke dalam kurikulum pendidikan vokasi.

Dengan materi yang berjenjang, terstuktur dan bertelur, modul ini akan disampaikan kepada siswa kelas 10 hingga 12.

Siswa kelas 10 SMKN 1 Pringapus mengungkapkan pembelajaran keterampilan teknis yang mereka dapatkan untuk membantu meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Niken Ritmayanti, salah sejak awal, apa tujuan mereka dan apa yang akan mereka lakukan selanjut. Para siswa mengetahui untuk mengenal potensi dirinya.

Ia juga menilai para siswa yang telah mendapat materi keterampilan nonteknis tampak lebih percaya diri dibanding siswa lainnya, terutama dalam berkomunikasi.

Meinrad Menyatakan keterampilan nonteknis merupakan salah satu komponen terpenting untuk menjembatani link and match dengan dunia industri.

Sementara itu, dunia pendidikan vokasi saat ini lebih didominasi oleh keterampilan teknis (hard skill).

“Saat ini pendidikan keterampilan hidup di SMK dan eliteknik masih dilakukan secara sporadis dan berdasarkan permintaan”, ujarnya.

Menurutnya, modul hidup dan kesiapan kerja ChildFund memiliki potensi untuk diterapkan di lebih banyak SMK-SMK pusat keunggulan serta Polliteknik negeri yang berada di bawah satuan Pendidikan Vokasiristek Kemendika

Tidak hanya berkaitan dengan kesiapan kerja, ia berharap apa yang ChildFund lakukan ini dapat mendorong orang muda untuk berpartisipasi aktif sebagai agen perubahan di komunitas tempat mereka berada. (Willi Widianto)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post McEasy Pacu Digitalisasi Sektor Logistik Lewat Gerakan 1 Juta Kendaraan
Next post Polda Metro Selidiki Perwira Brimob Yang Lepaskan Tembakan Di Kompleks Polri Pasar Minggu